Mengenal Proses Penjernihan Air dari Teknik Sampai Hasilnya

Proses penjernihan air dilakukan untuk membuat air kotor menjadi bersih. Beberapa tahap dan teknik perlu dijalankan supaya air yang benar-benar bersih bisa didapatkan. Selain untuk kehidupan sehari-hari, air bersih juga memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sekitar.

Setiap orang pasti bersepakat bahwa air adalah sumber kehidupan yang amat penting. Tiada air dalam keberlangsungan hidup, maka kehidupan akan sulit dilakukan. Untungnya kita hidup dibumi dengan komposisi lebih banyak air ketimbang daratan. Sehingga proses bertahan hidup manusia menjadi lebih mudah.

Kita tahu bahwa lebih dari 60% tubuh kita (orang dewasa) terdiri atas air, sisanya adalah campuran antara daging, sel, tulang, dan lain sebagainya.

Persentase tersebut menjadikan kita manusia sebagai salah satu makhluk yang paling membutuhkan air. Bisa dibilang, manusia tidak akan bisa hidup tanpa mengonsumsi air. Sehari dua hari tidak makan masih bisa dilakukan ketimbang sehari dua hari tanpa minum air.

National Ground Water Association pernah mengadakan penelitian di mana hasilnya adalah kandungan bumi hanya mampu memberikan air kepada masunia sekitar 0,3% dari air yang dimilikinya. Khususnya air bersih yang layak digunakan untuk minum dan kehidupan sehari-hari.

Proses Penjernihan Air Sederhana

proses penjernihan air

Beragam cara dilakukan untuk mendapatkan air bersih yang layak digunakan. Salah satunya dengan proses penjernihan air. Air laut, air tawas dan air lainnya bisa diproses menggunakan berbagai cara sehingga menghasilkan air bersih yang layak konsumsi. Salah satunya dengan bantuan tenaga matahari.

Proses penjernihan dapat diartikan dengan beragam cara yang dilakukan untuk mendapatkan air yang secara syarat sudah memenuhi ketentuan air layak guna. Cara yang dimaksud di antaranya bisa dilakukan dengan energi matahari, oksigen, penggunaan bahan kimia, menggabungkan elemen lain, atau proses biologis.

Baca juga  Kandungan Air Hujan dan Dampaknya bagi kesehatan

Tujuan Penjernihan Air

Ada banyak tujuan yang ingin dicapai ketika proses penjernihan air dilakukan. Di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Membuat air keruh menjadi bersih
  • Menghilangkan bau, rasa dan warna yang tidak sesuai
  • Mengurangi kadar bahan larut air
  • Menghilangkan mikroorganisme dengan membunuhnya
  • Memperbaiki kadar PH air
  • Dan lain sebagainya.

Secara umum, tujuan dari proses tersebut adalah untuk menghilangkan atau mengurangi pencemaran air yang terjadi secara alami ataupun karena sengaja dicemari. Proses filtrasi air ini berfungsi agar pengolahan air tawar terhindar dari zeolit, lumpur. Sehingga bersih seperti kolam renang, sesegar air tanah dari sumur dan mengandung mineral yang baik untuk dikonsumsi rumahan

Tahapan Menjernihkan Air

proses penjernihan air dengan cara mengisikan oksigen

Beberapa tahapan yang dapat dilakukan ketika proses penjernihan air mulai dijalankan. Tahapan tersebut secara spesifik akan melakukan hal berikut :

  1. Mengurangi dan menghilangkan zat yang secara fisik dapat dilihat, dicium dan dirasa ketika melintasi penjernih air. Sifat ini adalah pengotor air.
  2. Mengurangi dan menghilangkan zat kimia atau biologi yang tidak baik jika dikonsumsi atau digunakan pada aktivitas sehari-hari.

Dengan petunjuk di atas, beberapa tahapan penerapan dalam menjernihkan air bisa dilakukan dengan beberapa tahapan di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Tahap Penyaringan

Pada tahap ini, caranya adalah mengisikan air lalu dialirkan melalui alat khusus yang sudah diberikan beberapa elemen penyaring yang sangat efektif memisahkan zat berbentuk, zat berwarna atau zat berbau yang dapat mencemari air.

Elemen penyaring tersebut bisa berupa kapas, kain, alat filter khusus, dan lain sebagainya. Dengan bantuan alat ini, air yang tercemar oleh bentuk, bau dan warna bisa dikurangi atau dihilangkan. Tetapi, jika terlewat atau kurang sempurna, maka bisa dipersiapkan tahapan selanjutnya yaitu…

  • Tahap Pengendapan

Penjelasan pada tahapan ini, gaya gravitasi akan membantu zat padat yang berat jenisnya dan lebih besar bentuknya akan mengendap di dasar bak atau alas pengendapan. Sehingga air yang bebas dari zat padat tersebut terus mengalir ke tahapan selanjutnya.

  • Absorbsi

Adalah penyerapan bahan tertentu yang bisa dengan mudah larut dalam air, proses ini juga disebuat proses menyerap dengan bahan absorben. Biasanya pada air limbah rumah tangga.

Baca juga  Cara Menghilangkan Lem G dari Tangan yang Mudah

Pengendapan

Pengendapan bertujuan untuk memisahkan air dari partikel-partikel padat dalam air dengan memanfaatkan gaya gravitasi. Padatan yang berat jenisnya lebih besar daripada air akan mengendap di dasar bak.

Absorbsi

Absorbsi merupakan penyerapan bahan-bahan tertentu yang terlarut dalam air. Bahan yang digunakan untuk menyerap disebut absorben atau filter. Bentuk nyata dari absorben ini bisa berupa karbon aktif dalam bentuk arang batok kelapa atau batu bara.

Ada juga bahan lain yang bisa digunakan untuk membantu proses penjernihan air. Seperti ijuk, kerikil, kapas, kaporit, pasir, dan lain sebagainya.